Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendadak mencekam. Aksi penembakan terjadi di sekitar pintu masuk festival hingga membuat situasi panik dan warga yang hendak menyaksikan acara berhamburan menyelamatkan diri.
Dalam insiden tersebut, dua warga sipil dilaporkan mengalami luka akibat tembakan. Peristiwa terjadi ketika rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem tengah berlangsung, sehingga menambah ketegangan di tengah kerumunan masyarakat yang datang untuk menyaksikan festival budaya tahunan tersebut.
Informasi awal menyebut pelaku merupakan orang tak dikenal. Sejumlah laporan juga menyebut dugaan keterlibatan kelompok bersenjata, namun aparat masih melakukan pengejaran dan penyelidikan untuk memastikan pelaku serta motif penembakan.
Festival yang seharusnya menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata Papua Pegunungan itu pun berubah menjadi kepanikan. Aparat keamanan gabungan bergerak mengendalikan situasi dan memburu pelaku penembakan.
Insiden ini kembali memunculkan pertanyaan serius soal keamanan penyelenggaraan festival besar di wilayah yang memiliki riwayat gangguan keamanan. Apalagi FBLB merupakan agenda budaya yang diharapkan mampu menarik wisatawan dan memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat Lembah Baliem kepada publik luas.