Sabtu, September 5, 2026

Logika Pejabat Bikin Emosi: Sudah Bikin Santri Terkapar Mual, Wamenag Tetap Ngotot Program MBG Ditunggu-tunggu!

SIDOARJO – Kasus santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo, yang mengalami gangguan kesehatan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) tak membuat program tersebut kehilangan peminat. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii justru menyebut para santri masih sangat membutuhkan MBG.

Pernyataan itu disampaikan Syafii saat mengunjungi sejumlah santri yang masih menjalani perawatan di RSUD Notopuro Sidoarjo, Jumat (4/9/2026).

“Selama ini tadi beberapa yang kita tanya semuanya mereka menunggu. Mereka menunggu dan mereka sangat membutuhkan MBG itu,” ujar Syafii.

Meski demikian, Syafii menegaskan kejadian tersebut tetap harus dievaluasi. Dapur SPPG yang memasok makanan juga dihentikan sementara untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para santri.

Saat ini, delapan santri masih menjalani perawatan. Lima di antaranya dijadwalkan pulang, sementara tiga lainnya diperkirakan masih membutuhkan perawatan lanjutan.

Syafii menyebut keluhan para santri mayoritas berupa gangguan perut dan mual. Dari hasil penelusuran awal, menu telur dan sayuran menjadi dua makanan yang paling banyak dikeluhkan.

Menurutnya, penyebab kejadian masih perlu dipastikan, termasuk kemungkinan adanya masalah dalam proses memasak maupun waktu konsumsi makanan yang tidak sesuai petunjuk teknis (juknis).

Padahal, kata Syafii, para santri sebelumnya telah menerima MBG dari SPPG yang sama selama hampir setahun tanpa persoalan.

“Di pesantren ini saja itu sudah hampir setahun dari SPPG yang sama dan tidak ada persoalan. Nah, baru kali ini yang mungkin ada persoalan,” jelasnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.