Sabtu, September 5, 2026

Miris! Jadi Korban Penipuan Lahan 10 Juta, Dua Kakek Penanam Cabe di Jambi Malah Dijadikan Tersangka Karhutla?

JAMBI – Dua petani di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, diamankan petugas setelah lahan yang mereka garap di kawasan hutan konservasi terbakar sekitar dua hektare.

Keduanya, T (63) dan AK (65), diamankan saat berada di kawasan Hutan Konservasi Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, Rabu (2/9/2026). Petugas menemukan mereka ketika menangani titik api di lokasi.

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin mengatakan, petugas juga menemukan area hutan yang telah dibabat. Lahan seluas sekitar dua hektare yang terbakar kemudian dipadamkan menggunakan water bombing.

“Mereka membantah sengaja membakar, tapi yang membabat lahan itu mereka dan kondisi terbakar. Ini hutan konservasi,” ujar Nyamin.

Sementara itu, T membantah sengaja membakar lahan. Ia menyebut api berasal dari tungku yang digunakan untuk memasak nasi.

“Saya tidak sengaja, saya tengah masak nasi. Api dari tungku api itu saja,” kata T.

Ia mengaku sempat berusaha memadamkan api. Namun, upayanya terkendala kondisi kemarau karena sumber air di sekitar lokasi mengering.

“Iya (berusaha memadamkan). Gak ada air di situ, kemarau, sungainya kering,” ujarnya.

T juga mengaku tidak mengetahui bahwa lahan yang digarapnya merupakan kawasan hutan konservasi. Ia menyebut membeli lahan tersebut seharga Rp10 juta karena mengira tanah itu merupakan lahan kosong.

“Nggak tahu, saya tanam cabe. Tahunya lahan kosong. Belinya Rp10 juta. Dari orang situlah (beli lahan),” ungkapnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.