Selasa, Mei 26, 2026

Apa Bedanya AHA, BHA, PHA? Berikut Penjelasannya

MELIHAT INDONESIA – AHA, BHA, dan PHA adalah jenis asam yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit untuk eksfoliasi.

Meskipun fungsinya serupa, mereka memiliki perbedaan dalam hal cara kerja dan manfaat bagi kulit.

  • AHA (Alpha Hydroxy Acid)

Sumber: Biasanya berasal dari buah-buahan atau susu.

Cara kerja: AHA larut dalam air dan bekerja pada permukaan kulit untuk mengangkat sel-sel kulit mati.

Manfaat: AHA membantu mencerahkan kulit, meratakan warna kulit, dan mengurangi garis-garis halus. Sangat cocok untuk kulit kering atau yang rusak akibat sinar matahari.

Contoh: Asam glikolat, asam laktat.

  • BHA (Beta Hydroxy Acid)

Sumber: Biasanya berasal dari asam salisilat.

Cara kerja: BHA larut dalam minyak, sehingga bisa menembus pori-pori dan membersihkan minyak berlebih serta kotoran.

Manfaat: BHA bagus untuk kulit berminyak dan rentan jerawat, karena mampu membersihkan pori-pori tersumbat dan mengurangi peradangan.

Contoh: Asam salisilat.

  • PHA (Poly Hydroxy Acid)

Sumber: Biasanya ditemukan dalam bentuk turunan dari AHA.

Cara kerja: PHA bekerja di permukaan kulit seperti AHA, tetapi molekulnya lebih besar sehingga lebih lembut di kulit dan tidak menembus terlalu dalam.

Manfaat: PHA adalah pilihan yang lebih lembut untuk eksfoliasi, cocok untuk kulit sensitif atau mereka yang baru memulai eksfoliasi. Selain itu, PHA juga memiliki manfaat antioksidan dan melembapkan.

Contoh: Gluconolactone, lactobionic acid.

Secara umum, AHA cocok untuk kulit kering dan penuaan, BHA untuk kulit berminyak dan berjerawat, sedangkan PHA cocok untuk kulit sensitif karena efeknya lebih lembut. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.