Selasa, Oktober 27, 2026

Prabowo Dapat Laporan Dari DEN Kalau 95% Anak Lebih Bersemangat Karena Menu MBG Berkualitas, Tapi Penerimanya Justru Siswa Kaya

JAKARTA — Dewan Ekonomi Nasional (DEN) membeberkan hasil temuan mengejutkan terkait evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Meski sukses menekan angka bolos sekolah, distribusi program andalan pemerintah ini ternyata dinilai masih salah sasaran.

Anggota DEN, Firman Hidayat, mengungkapkan bahwa program MBG terbukti ampuh menurunkan tingkat ketidakhadiran siswa di sekolah. Dampak positif ini paling dirasakan oleh kelompok siswa paling miskin atau desil 1. Menurutnya, semakin intens sebuah sekolah membagikan porsi MBG, semakin drastis pula angka membolos berkurang.

Tak hanya soal kehadiran, kualitas makanan yang disajikan ternyata menjadi kunci utama pendongkrak antusiasme. Firman memaparkan, sebanyak 95 persen siswa penerima MBG mengaku jauh lebih bersemangat belajar ketika kualitas menu yang diberikan berstandar sangat baik. Sebaliknya, semangat siswa untuk belajar langsung merosot tajam jika menu yang disajikan berkualitas buruk.

Sayangnya, di balik sederet klaim keberhasilan tersebut, terselip fakta ironis terkait jangkauan penyalurannya. Studi yang digarap DEN bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah lembaga lain sejak September tahun lalu ini menemukan bahwa distribusi MBG masih menumpuk di kawasan perkotaan. Alhasil, program ini tercatat justru lebih banyak dinikmati oleh siswa dari keluarga kaya ketimbang kelompok masyarakat miskin.

Merespons ketimpangan tersebut, DEN langsung menyodorkan sejumlah rekomendasi krusial kepada pemerintah. Ke depan, strategi penyaluran MBG diminta untuk segera dirombak agar lebih memprioritaskan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), kawasan pedesaan, serta masyarakat miskin, dibarengi dengan perbaikan kualitas menu secara menyeluruh.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.